Pages

Rabu, 20 Juli 2016

The Naked Truth of Life

There was a man with four wives. He loved his fourth wife the most and took great care of her and gave her the best.

He also loved his third wife and always wanted to show her off to his friends. However, he always had a fear that she might runaway with some other man.

He loved his second wife too. Whenever he faced some problems, he always turned to his second wife and she would always help him out.

He did not love his first wife though she loved him deeply, was very loyal to him and took great care of him. 

One day the man fell very ill and knew that he is going to die soon. He told himself, *_"I have four wives. I will take one of them along with me when I die to keep me company in my death."_*

Thus, he asked the fourth wife to die along with him and keep him company. *_"No way!"_* she replied and walked away without another word.

He asked his third wife. She said *_"Life is so good over here. I'm going to remarry when you die"._*

He then asked his second wife. She said *_"I'm Sorry. I can't help you this time around. At the most I can only accompany you till your grave."_*

By now his heart sank and he turned cold. Then a voice called out: *_"I'll go with you. I'll follow you no matter where you go."_*

The man looked up and there was his first wife. She was so skinny, almost like she suffered from malnutrition. Greatly grieved, the man said, *_"I should have taken much better care of you while I could have!"_*

Actually, we all have four wives in our lives.

a. *The fourth wife is our body.* No matter how much time and effort we lavish in making it look good, it'll leave us when we die.

b. *The third wife is our possession, status and wealth.* When we die, they go to others.

c. *The second wife is our family and friends.* No matter how close they had been there for us when we're alive, the furthest they can stay by us is up to the grave.

d. *The first wife is our soul,* neglected in our pursuit of material wealth and pleasure. It is actually the only thing that follows us wherever we go.

Sabtu, 14 Mei 2016

Si Giant dan Mia

Ada seorang cewek tiba-tiba diajak chat oleh seorang cowok lewat Google Talk.

Cowok : Hi
Cewek : Hi juga, siapa nich?
Cowok : May I know you?

Si cewek langsung semangat karena si cowok memberikan respon dalam bahasa Inggris.
Cewek ini kebetulan sedang mencari jodoh ekspatriat.
Ia ingin perbaikan keturunan, punya anak bule.
Obrolan pun dilanjutkan.

Cewek : My name is Mia, and you?
Cowok : My name is Giant
Cewek : Hmmm, nice name. You should have a big body.
Cowok : I don't think so. My body is commonly slim. Your name is better. I imagine that I talk with pretty girl.

Mendapat respon seperti ini si cewek pikirannya langsung melayang bahkan nyaris pingsan. 
Ia membatin, "Baru kali ini ada cowok memuji saya pretty girl."

Cewek : But your name is Giant, you are a big strong man
Cowok : No… It's just nick name or call name
Cewek : Same. Mia is just call name also
Cowok : What's your full name?
Cewek : Su-Mia-tun, and your full name?
Cowok : My full name Su-Giant-o

Keduanya terdiam sejenak.

Cewek : omahku Klaten 
Cowok :  podo... Aku seko Jatinom

Senin, 11 April 2016

Warung "GBU"

🌺 Di sebuah warung.....
Para pelanggan warung ini terkesima dengan tulisan banner di warung: "Untuk Semua Pelanggan, GBU." 
Banyak karyawan &  mahasiswa makan di situ karena ada tulisann GBU (God Bless You/Semoga Tuhan Memberkatimu). 
Rasa kagum semakin besar karena melihat pemilik warung adalah orang kampung dg pendidikan rendah, tapi akses informasinya bagus & menggunakan istilah Inggris pula...
Seorang mahasiswa yang iseng bertanya: "Bu, GBU itu singkatan apa?" 
Dengan lugu, Ibu pemilik warung ini, sambil meracik bumbu2 menjawab: "Gak Boleh Utang".  😄😄😄

Selasa, 05 April 2016

Benih Kejujuran

Seorang CEO bermaksud utk pensiun, dan ingin menyerahkan jabatannya tsb kepada salah seorang karyawan terbaiknya.

Untuk itu Ia memanggil seluruh karyawannya, memberikan masing2 sebutir BENIH di tangannya dan berkata :

" Rawat, pupuk, siram dengan teratur benih ini,  dan kembalilah 3 bulan dari sekarang dengan membawa tanaman yg tumbuh dari benih ini" 

" YANG TERBAIK, akan menjadi penggantiku sebagai CEO di perusahaan ini."

Salah seorang karyawan, bernama Toni yg juga mendapat Benih tsb, langsung pulang ke rumah dan merawat benih tanaman tsb. Setiap hari benih itu ia siram dengan air dan diberinya pupuk. 

Setelah 3 bulan, di kantor, semua orang saling membicarakan kehebatan tanaman mereka yg tumbuh dari benih tsb. Hanya benih Toni yg tanamannya tidak tumbuh sama sekali.

Toni merasa gagal.

Setelah 3 bulan, seluruh eksekutif menghadap CEO memperlihatkan hasil benih tersebut. 

Toni berkata kepada istrinya bahwa ia tidak akan membawa pot yg kosong, 
Namun istrinya mendorong untuk tetap membawa pot kosong tsb apa adanya utk memenuhi janji kepada sang CEO 3 bulan yang lalu.

" Bawa aja Mas, meskipun Mas Gagal utk bisa menumbuhkan benih tsb, paling tidak Mas Toni sdh menunjukan itikad baik sdh berusaha semaksimal mungkin merawatnya sesuai dengan permintaan CEO tsb " demikian kata istrinya.

"Baiklah " Jawab Toni, meskipun dgn hati ciut karena merasa tidak bisa melaksanakan perintah sang CEO dgn sebaik2 nya. 

Masuk ruang meeting , Toni membawa pot kosong.
Seluruh mata memandangnya kasihan.

Ketika CEO masuk ruangan Ia memandang keindahan seluruh tanaman yang katanya hasil dari Benih2 itu, hingga akhirnya berhenti di depan Toni yg tertunduk malu.

Sang CEO memintanya ke depan & Toni disuruh menceritakan kronologisnya

Ketika ia selesai cerita, CEO berkata,

"Beri tepuk tangan utk Toni , CEO kita yg baru"

Ia kemudian berkata
"Semua benih yg kuberikan kepada kalian, sebelumnya telah KUREBUS dgn AIR PANAS hingga mati & tidak mungkin tumbuh lagi. Jika benih kalian dapat tumbuh, berarti kalian telah menukarnya & berbohong padaku. Kecuali Toni, hanya dia yg JUJUR"

KEJUJURAN, akan memberi kita Kepercayaan dari Tuhan dan manusia.

Jangan pernah takut untuk JUJUR.

Jumat, 11 Maret 2016

KISAH SALESMAN DITANYA MALAIKAT

Terjadi kecelakaan yang menewaskan seluruh karyawan suatu distributor dalam satu cabang setelah pulang dalam suatu acara kantor, kemudian ditanyalah mereka satu persatu oleh malaikat:
Malaikat : "Kamu siapa?"
Bagian gudang : "Saya bagian gudang..."
Malaikat : "Kamu masuk neraka!"
Bagian gudang : "Loh kenapa?
Malaikat : "Pokoknya neraka. Waktu Kamu kurang barang teriak-teriak. Giliran barangnya lebih diam-diam saja. Masuk!"
Malaikat : "Kamu siapa?"
CS : "Saya Customer Service..."
Malaikat : "Kmu masuk neraka!"
CS : "Loh kenapa?"
Malaikat : "Karena Kamu sering membuat klien terlalu lama menunggu dan suka bohong. Sono ke neraka!"
Malaikat : "Kamu Admin ya?"
Admin : "Iya, saya masuk surga ya?"
Malaikat : "Mana mungkin, Kamu sering mempersulit sales, Kamu masuk neraka!"
Malaikat : "Kamu siapa?"
Kacab : "Saya Kacab (Kepala Cabang), jabatan saya tinggi jadi saya masuk surga yah?"
Malaikat : "Kata siapa? Justru Kamu masuk neraka karena memimpin mereka dengan cara yang gak bener, pokoknya neraka titik!"
Setelah itu malaikat menutup pintu neraka... Sebelum ditutup ternyata masih ada satu orang yang ternyata Marketing (sales), lalu dipanggil dia oleh malaikat:
Malaikat : "Hey Kamu kemari, Kamu siapa?"
Mrktg : "Saya Sales... sebelum saya disuruh masuk neraka apa saya boleh pilih neraka yang mana?"
Malaikat : "Oh jadi Kamu Sales? Jangan sok tau, Kamu masuk surga !!"
Mrktg : "Lho, kok bisa?"
Malaikat : "KARENA MARKETING HIDUPNYA DI DUNIA UDAH KAYAK DI NERAKA, dikejar-kejar TARGET

Senin, 29 Februari 2016

7 Keajaiban Dunia

Seorang guru memberikan tugas kepada siswanya untuk menuliskan 7 Keajaiban Dunia. 

Malamnya sang guru memeriksa tugas itu. Sebagian besar siswa menulis demikian,

Tujuh Keajaiban Dunia :
1. Piramida
2. TajMahal
3. Tembok Besar Cina
4. Menara Pisa
5. Kuil Angkor
6. Menara Eiffel
7. Candi Borobudur

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama. Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut. Tapi guru itu terus memeriksa sampai akhirnya ada satu lembar yang berbeda…

Saat memeriksa lembar tersebut sang guru terdiam.
Lembar itu milik seorang gadis kecil yang pendiam di kelasnya…

Isinya seperti ini :
Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa Melihat
2. Bisa Mendengar
3. Bisa Menyentuh
4. Bisa Merasakan
5. Bisa Tertawa
6. Bisa Mencintai, dan
7. Bisa Disayangi....

Setelah duduk diam beberapa saat, sang guru menutup lembaran tugas siswanya. Kemudian menundukkan kepalanya berdoa...

Mengucap syukur untuk gadis kecil pendiam dikelasnya yang telah mengajarkannya sebuah pelajaran hebat, yaitu:
Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban.
Keajaiban itu ada disekeliling kita untuk kita miliki dan tak lupa untuk kita SYUKURI.

Coba renungkan ketika kita hidup di gunung, merindukan pantai. Ketika kita hidup di pantai, merindukan gunung.
Kalau kemarau kita bertanya kapan hujan? 
Dimusim hujan kita bertanya kapan berhenti?
Ketika diam di rumah, malah berkeinginan untuk keluar. 
Setelah keluar rumah malah berkeinginan untuk pulang.
Ketika sunyi, mencari keramaian. 
Ketika ramai, ingin cari ketenangan.
Ketika lajang, mengeluh keinginan untuk menikah. 
Sudah berkeluarga, mengeluh belum miliki anak. 
Setelah ada anak, mengeluh biaya hidup.

Ternyata, sesuatu NAMPAK INDAH karena BELUM KITA MILIKI..

Kapan kebahagiaan akan diperoleh kalau kita selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi justru mengabaikan apa yang sudah kita miliki..

Jadilah pribadi yang selalu BERSYUKUR dengan rahmat dan nikmat yang sudah kita miliki..

Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutup bumi yang luas ini? 
Sedangkan menutup telapak tangan sajapun sudah begitu sukar..
Tapi, kalau daun kecil ini melekat di mata kita, maka tertutuplah bumi dengan daun..

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana, bumi ini sekalipun akan kelihatan buruk..

Jadi, janganlah menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.
Janganlah menutup hati kita dengan sebuah pikiran buruk, walaupun cuma seujung kuku. SYUKURI APA YANG SUDAH KITA MILIKI, sebagai berkat dari Tuhan.

Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki..
Bersyukur atas keluarga yang kita miliki..
Bersyukur atas pekerjaan yang kita miliki..
Bersyukur atas kesehatan yang kita miliki..
Bersyukur atas rahmat dan nikmat yang kita miliki..
Bersyukur dan senantiasa bersyukur dlm segala hal. Tuhan Memberkati.

Kamis, 11 Februari 2016

Mempengaruhi dengan Kebajikan

Pada zaman Cina Kuno, ada seorang petani mempunyai seorang jiran yg bekerja sebagai pemburu &  mempunyai anjing² yg galak namun kurang terlatih.
Anjing² itu sering melompati pagar & mengejar biri2 petani.
Petani itu meminta jirannya untuk menjaga anjing²nya, tapi ia tdk peduli.

Suatu hari anjing² itu melompati pagar & menyerang beberapa biri2, sehingga cedera parah.
Petani itu merasa tak sabar, & memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi kepada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu & berkata; "Saya boleh saja menghukum pemburu itu, memerintahkan dia untuk merantai & mengurung anjing²nya, tapi Anda akan kehilangan seorang teman & mendapatkan seorang musuh. Mana yg kau inginkan, teman atau musuh yg jadi jiranmu?"

Petani itu menjawab Bahawa ia lebih suka mempunyai seorang teman."Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yg mana anda harus menjaga biri2 anda, supaya tetap aman & ini akan membuat jiran anda tetap sebagai teman."

Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.
Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga biri2 terbaiknya & menghadiahkannya kepada 3 anak jirannya itu, yg mana mereka menerima dgn sukacita dan mulai bermain dgn biri2 tsb.

Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengurung anjing pemburunya.

Sejak saat itu anjing² itu tidak pernah mengganggu biri2 pak tani.

Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak²nya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.

Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging biri2 & keju buatannya.

Dalam waktu singkat jiran itu menjadi teman yg baik.

Sebuah ungkapan Cina Kuno mengatakan, 
"CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN & MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DGN KEBAJIKAN.

"GIVE & GIVE, NOT TAKE & GIVE..."

Jumat, 27 November 2015

Jarak Hati

Konon bunda Teresa memandikan anak gelandangan ditepi sungai Gangga. Ia melihat ada keluarga yang sedang bertengkar, saling berteriak.

Ia berpaling ke murid2nya dan bertanya: "Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah?" Tanya bunda Teresa.

Salah satu menjawab: "Karena kehilangan sabar, kita berteriak."

"Tetapi, kenapa harus berteriak pada orang yang ada di sebelahmu? Kan, pesannya bisa juga sampai dengan cara halus?" tanya

Murid2 saling adu jawaban namun tidak ada satu yang mereka sepakati.

Akhirnya sang bunda bertutur: "Bila 2 orang bermarahan, hati mereka sangat menjauh. Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka harus berteriak agar terdengar. Semakin marah, semakin keras teriakan karena jarak ke 2 hati pun semakin jauh."

"Apa yang terjadi saat 2 insan jatuh cinta?" lanjutnya.
"Mereka tidak berteriak pada 1 sama lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati tidak ada atau sangat dekat."

Setelah merenung sejenak, ia meneruskan. "Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi? Mereka tidak lagi bicara. Hanya berbisikan dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisikan. Mereka cukup saling memandang. Itu saja. Sedekat itulah 2 insan yang saling mengasihi."

Bunda Teresa memandangi murid2nya dan mengingatkan dengan lembut: "Jika terjadi pertengkaran, jangan biarkan hati menjauh. Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh. Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak lagi bisa ditempuh."...

Kamis, 26 November 2015

MATA HATI

Inspiring Story :

Moore seorang dokter terkenal dan dihormati, melalui tangannya sudah tak terhitung nyawa yang diselamatkan, dia tinggal disebuah kota tua di Prancis. 20 tahun yang lalu dia adalah seorang narapidana, kekasihnya mengkhianati dia lari kepelukan lelaki lain, karena emosinya dia melukai lelaki tersebut, maka dia dari seorang mahasiswa di universitas terkenal menjadi seorang narapidana, dia dipenjara selama 3 tahun.

Setelah dia keluar dari penjara, kekasihnya telah menikah dengan orang lain, karena statusnya sebagai bekas narapidana menyebabkannya ketika melamar pekerjaan menjadi bahan ejekan dan penghinaan. 

Dalam keadaan sakit hati, Moore memutuskan akan menjadi perampok. Dia telah mengincar di bagian selatan kota ada sebuah rumah yang akan menjadi sasarannya, para orang dewasa dirumah tersebut semuanya pergi bekerja sampai malam baru pulang kerumah, didalam rumah hanya ada seorang anak kecil buta yang tinggal sendirian.

Dia pergi kerumah tersebut mencongkel pintu utama membawa sebuah pisau belati, masuk kedalam rumah, sebuah suara lembut bertanya, "Siapa itu?" Moore sembarangan menjawab, "Saya adalah teman papamu, dia memberikan kunci rumah kepadaku."

Anak kecil ini sangat gembira, tanpa curiga berkata, "Selamat datang, namaku Kay, tetapi papaku malam baru sampai ke rumah, paman apakah engkau mau bermain sebentar dengan saya?" Dia memandang dengan mata yang besar dan terang tetapi tidak melihat apapun, dengan wajah penuh harapan, di bawah tatapan memohon yang tulus, Moore lupa kepada tujuannya, langsung menyetujui.

Yang membuat dia sangat terheran-heran adalah anak yang berumur 8 tahun dan buta ini dapat bermain piano dengan lancar, lagu-lagu yang dimainkannya sangat indah dan gembira, walaupun bagi seorang anak normal harus melakukan upaya besar sampai ke tingkat seperti anak buta ini.

setelah selesai bermain piano anak ini melukis sebuah lukisan yang dapat dirasakan didalam dunia anak buta ini, seperti matahari, bunga, ayah-ibu, teman-teman, dunia anak buta ini rupanya tidak kosong, walaupun lukisannya kelihatannya sangat canggung, yang bulat dan persegi tidak dapat dibedakan, tetapi dia melukis dengan sangat serius dan tulus.

"Paman, apakah matahari seperti ini?" Moore tiba-tiba merasa sangat terharu, lalu dia melukis di telapak tangan anak ini beberapa bulatan, "Matahari bentuknya bulat dan terang, dan warnanya keemasan."

"Paman, apa warna keemasan itu?" dia mendongakkan wajahnya yang mungil bertanya, Moore terdiam sejenak, lalu membawanya ketempat terik matahari, "Emas adalah sebuah warna yang sangat vitalitas, bisa membuat orang merasa hangat, sama seperti kita memakan roti yang bisa memberi kita kekuatan."

Anak buta ini dengan gembira dengan tangannya meraba ke empat penjuru, "Paman, saya sudah merasakan, sangat hangat, dia pasti akan sama dengan warna senyuman paman." Moore dengan penuh sabar menjelaskan kepadanya berbagai warna dan bentuk barang, dia sengaja menggambarkan dengan hidup, sehingga anak yang penuh imajinatif ini mudah mengerti.

Anak buta ini mendengar ceritanya dengan sangat serius, walaupun dia buta, tetapi rasa sentuh dan pendengaran anak ini lebih tajam dan kuat daripada anak normal, tanpa terasa waktu berlalu dengan cepat.

Akhirnya, Moore teringat tujuan kedatangannya, tetapi Moore tidak mungkin lagi merampok. Hanya karena kecaman dan ejekan dari masyarakat dia akan melakukan kejahatan lagi, berdiri di hadapan Kay dia merasa sangat malu, lalu dia menulis sebuah catatan untuk orang tua Kay,

"Tuan dan nyonya yang terhormat, maafkan saya mencongkel pintu rumah kalian, kalian adalah orang tua yang hebat, dapat mendidik anak yang demikian baik, walaupun matanya buta, tetapi hatinya sangat terang, dia mengajarkan kepada saya banyak hal, dan membuka pintu hati saya."

Tiga tahun kemudian, Moore menyelesaikan kuliahnya di universitas kedokteran, dan memulai karirnya sebagai seorang dokter.

Enam tahun kemudian, dia dan rekan-rekannya mengoperasi mata Kay, sehingga Kay bisa melihat keindahan dunia ini, kemudian Kay menjadi seorang pianis terkenal, yang mengadakan konser ke seluruh dunia, setiap mengadakan konser, Moore akan berusaha menghadirinya, duduk disebuah sudut yang tidak mencolok, mendengarkan music indah menyirami jiwanya yang dimainkan oleh seorang pianis yang dulunya buta.

Refleksi:

Ketika Moore mengalami kekecewaan terhadap dunia dan kehidupannya, semangat dan kehangatan Kay kecil yang buta ini yang memberikan kehangatan dan kepercayaan diri kepadanya, Kay kecil yang tinggal didalam dunia yang gelap, sama sekali tidak pernah putus asa dan menyia-nyiakan hidupnya, dia membuat orang menyadari betapa besar vitalitas dalam hidup ini, vitalitas dan semangat ini menyentuh ke dasar hati Moore.

Cinta dan harapan akan dapat membuat seseorang kehilangan niat melakukan kejahatan, sedikit harapan mungkin bisa menyembuhkan seorang yang putus asa, atau bahkan bisa mengubah nasib kehidupan seseorang atau kehidupan banyak orang, seperti Moore yang telah membantu banyak orang.

Ketika mengalami putus asa, bukalah pintu hatimu, maka cahaya harapan akan menerangi hidupmu.